Social Icons

Kamis, 03 Januari 2013

Populasi Dunia dan Dampak Masa Depan





"OVERCONSUMPTION and OVERPOPULATION underlie every environmental problem we face today" - Jacques Yves Cousteau

Dalam kehidupan, kita mengenal yang namanya keseimbangan, baik dalam kuantitas maupun kualitas, namun apa yang akan terjadi bila salah satu komponen penyusun keseimbangan melebihi atau melampaui kapasitas keseimbangan itu sendiri? tentunya akan buyar atau hancur dengan adanya kekacauan yang mengikuti.
Salah satu permasalahan yang sesuai dengan deskripsi keseimbangan tersebut adalah masalah jumlah penduduk dunia yang mau tidak mau di masa yang akan datang akan mempengaruhi segala aspek dalam kehidupan kita, bagaimana itu bisa terjadi?

Permasalahan jumlah penduduk dunia pada abad ke 21 ini mulai menunjukkan ancaman serius terhadap bukan hanya manusia, tetapi juga lingkungan. Permasalahan ini timbul dari fakta - fakta yang muncul disaat isu lingkungan mulai hangat dibicarakan pada konvensi lingkungan di Kyoto pada tahun 1997. Pada tanggal 19 Oktober 2012 kemarin, populasi dunia secara resmi berjumlah 7 milyar penduduk yang tersebar di 193 negara dunia dan diperkirakan akan terus merangkak naik ke angka 8 milyar pada tahun 2025, pada tahun 2050 diperkirakan akan mencapai angka 9,5 milyar penduduk.

Jumlah Penduduk Dunia 1820-2100 (estimasi )


Padahal sebelumnya, untuk mencapai total 1 milyar penduduk dunia, kita membutuhkan waktu 100 ribu tahun yang untuk pertama kalinya populasi manusia mencapai angka milyar yang tercapai pada tahun 1804, sebagai perbandingan angka 2 milyar terlampaui pada tahun 1927 hanya membutuhkan waktu 123 tahun untuk menambah 1 milyar penduduk. Angka 3 milyar terlampaui pada 1960 hanya 33 tahun setelah 2 milyar terlampaui, dan seterusnya setiap 13 tahun populasi penduduk dunia bertambah 1 milyar, dan terus bertambah dengan kecepatan yang luar biasa.

Terkejut?

Lalu masalahnya ?

Peningkatan jumlah penduduk Bumi yang luar biasa cepat tentu menimbulkan masalah baru, salah satunya air bersih. Air sangat dibutuhkan oleh makhluk hidup, baik untuk minum maupun kebutuhan yang lain namun pada tahun 2025 diperkirakan dengan jumlah penduduk yang mencapai 8 milyar maka 1 dari 3 orang akan kesulitan mendapat akses ke air bersih.

Masalah lainnya?

Makanan, semakin meningkatnya jumlah manusia maka jumlah makanan yang dibutuhkan akan meningkat, untuk memberi makan jumlah penduduk dunia pada tahun 2025, maka produksi bahan pangan dunia harus ditingkatkan 2 kali lipat lebih banyak. Dan bahkan jika kita dapat melipatgandakan jumlah bahan pangan dunia, berarti kita harus membuka lahan baru untuk pertanian yang berujung pada deforestasi, lebih banyak hutan harus berubah menjadi lahan pertanian demi memberi makan jumlah manusia. Hal ini justru menimbulkan kerusakan lingkungan lebih parah.



Tidak berhenti sampai di situ, dengan meningkatnya jumlah manusia, meningkat pula kebutuhan akan energi yang meliputi minyak bumi, gas bumi, batu bara dan bahan bakar lain yang memproduksi gas rumah kaca dan akhirnya memperparah Global Warming.



"Instead of controlling the environment for the benefit of the population, maybe we should control the population to ensure the survival of our environment" - Sir David Attenborough

Apa yang dapat kita lakukan?

Langkah pertama yang dapat kita ambil adalah dengan 3R, yaitu Reduce, Reuse, dan Recycle. Mengurangi konsumsi energi kita yang berlebih, menggunakan kembali sesuatu yang masih bisa digunakan, dan mendaur ulang sampah yang dapat didaur ulang, contohnya plastik, botol, dll.

Solusi kedua? KB
Pemerintah kita sudah memberi solusi tentang ledakan penduduk dengan melaksanakan Keluarga Berencana, dengan hanya memiliki 2 anak maka kita ikut menjamin keberlangsungan dan kestabilan jumlah manusia dan kualitasnya, jadi ayo ikut KB.



Langkah ketiga dan yg paling penting, berikan akses kesehatan, pengontrolan kelahiran, pendidikan dan kesehatan keluarga pada wanita, karena dengan demikian kita memberikan hak kualitas keluarga pada wanita.

Sampaikan fakta diatas minimal ke 2 orang kalian yang membaca dan terus berantai ke 2 orang lainnya, dengan demikian kalian telah berkontribusi pada kualitas kehidupan manusia dan lingkungan. Ingat Demokrasi tidak bisa bertahan terhadap overpopulasi, Martabat manusia tidak bisa bertahan terhadap overpopulasi dan nilai kehidupan manusia tidak hanya turun dengan adanya overpopulasi tapi juga hilang.

sayonara, semoga bermanfaat ^_^v

Tidak ada komentar:

Posting Komentar